Rasanya begitu sesak, penuh dengan desak
Saat tiba-tiba saja aku terlempar, ke masa yang seakan menampar
Masa dimana hangatmu masih disini, raga mu masih menemani
Hampir hilang nafasku
Hampir rusak fikiranku
Hampir lepas kendaliku
Sejauh aku melangkah
Sejauh itulah bayang senyummu ku terka
Sepanjang ku menarik nafas
Kenangan itu seolah merampas
Wahai dikau yang pernah lama hidup dihatiku
Tahu kah kau kini ku terpaku
Akan semua kini yang telah terbelenggu
Dimakan usang oleh sang waktu
Dari, Serpihan yang semakin menusuk
Karna memori yang merasuk
Senin, 25 Januari 2016
Serpihan
Label:
cerita
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
follow me at twitter
Terimakasih atas kunjungannya.
Semoga amal ibadah kalian diterima disisinya:D







0 komentar:
Posting Komentar